Pujian Pada Anak Ternyata Bisa Berakibat Negatif, Begini Penjelasannya!

0
276
memuji anak
Pujian pada anak yang salah-Unsplash/Irina Murza

Jika seorang anak meraih suatu hal yang membanggakan atau menunjukkan prestasi yang mengagumkan, Anda pasti akan dengan senang hati melayangkan sebuah pujian pada anak Anda. Tapi tahukah Anda jika pujian bisa berakibat negatif terhadap perkembangan anak?

Walau terkesan sepele, ternyata cara Anda memberikan pujian pada anak bisa memiliki pengaruh terhadap perkembangan sang buah hati, terlebih pada perkembangan mentalnya. Berikut beberapa penjelasan mengenai beberapa kesalahan saat memuji anak.

Memberikan pujian pada anak secara berlebihan

selective focus photography of boy wearing black Batman cape
Jangan puji anak setinggi langit-Unsplash/TK Hammonds

Pujian berlebihan yang Anda berikan saat anak Anda mendapatkan nilai tinggi di sekolah mungkin bisa membuatnya senang. Tapi kata-kata seperti “sangat” “hebat” bisa memberikan efek negatif. Hal ini diungkapkan oleh Nicholas Westers, Psy.D, seorang psikolog di Pusat Kesehatan Anak-Anak Dallas dan juga asisten profesor di UT Southwestern.

Beberapa anak memiliki kepercayaan diri yang rendah. Jadi kata-kata pujian untuk anak yang terlalu berlebihan dapat memberikan tekanan untuk selalu meraih hasil terbaik setiap saat. Mereka mungkin akan menghindari tugas yang lebih menantang agar mereka bisa tetap menjadi diri sendiri.

Memuji pada orangnya, bukan pada prosesnya

pujian pada anak sesuai prosesnya
Berikan pujian berdasarkan proses yang dilalui sang anak-Unsplash/Char’ Denise Berry

Dr. Westers mengungkapkan bahwa memuji anak dengan kata-kata “Kamu sangat pintar” atau “kamu yang terbaik” ternyata bisa berakibat jelek. Anak-anak dengan kepercayaan diri rendah bisa menganggap bahwa ia menjadi pintar jika ia bisa melakukan sesuatu dengan sukses.

Jika ia tidak berhasil melakukannya, maka dia bisa menganggap bahwa dirinya tidak pintar. Alangkah baik jika Anda memuji anak Anda dengan kata-kata yang berorientasi pada proses. Cara ini bisa mendorong anak-anak untuk terus mencari tugas yang lebih menantang karena mereka merasa bisa mencapai target yang lebih realistis.

Pujian yang menipu

memuji anak tidak perlu merendahkan usahanya
Berikan pujian yang jujur-Unsplash/fotografierende

Apakah Anda pernah memberikan pujian pada anak Anda seperti “Kamu sudah belajar dengan rajin, tapi lain kali berusaha lebih keras biar nilai kamu semakin bagus”? Walau terdengar seperti pujian biasa, tapi kata-kata ini memiliki makna tersembunyi. Mayra Mendez, Ph.D mengungkapkan bahwa sebuah pujian kehilangan maknanya jika digabungkan dengan komentar negatif. Jadi hati-hatilah memberikan sebuah hinaan yang berbalut pujian.

Bagaimana caramu memuji anakmu bisa mempengaruhi anak-anak yang memiliki kepercayaan diri rendah. Jadi jangan sampai perkembangan mental anak Anda terganggu hanya karena Anda memberikan pujian pada anak Anda dengan cara yang salah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here